BLOGGING

September 15th, 2007 by jamie24hours

Lama sudah ngga ng-Blog di FS, lantaran saya merasa main FS semakin hari makin membosankan. Tapi ternyata FS ini memang nggak ada matinya. Secara sudah lebih dari 500 friendlist, jadi hampir setiap harinya ada message, comment, juga new friend(s). Nggak bisa dipungkiri kalo saya nggak akan pernah bisa lepas dari FS. Kemarin-kemarin sempet saya terlantarkan ini FS, pasalnya, saya sibuk main MP. Memang lebih seru sih di MP, tapi masih tetep nggak mungkin lah ninggalin FS.

Masalah ng-Blog ini, jadinya tiap blog saya: MP, dhewtoday, morninglover, isinya ada yang kembar deh. Tapi nggak apa lah, toh semua itu punya saya, saya kan nggak kopas dari blog orang lain. Ahehehe…

Padahal rencananya nih, MP dan dhewtoday itu memang saya limk, jadi tiap saya nulis di MP otomatis tertulis juga di dhewtoday, dan untuk morninglover itu tentang kecintaan saya pada pagi. Tapi sedikit menyimpang, untung baru 1 posting yang nggak pas di morninglover saya.

Uhm, pas saya baca-baca lagi blog FS saya, saya bandingkan tulisan saya yang dulu dan yang sekarang beda banget. Sepertinya dulu saya bisa begitu baik merangkai kata, sedangkan sekarang rangkaian kata saya serasa basi dan nggak mutu. Asahannya kurang tajem mungkin ya, atau mungkin juga lantaran akhir-akhir ini saya jarang sekali belajar.

Ah sudahlah nggak apa, yang penting saya bisa bikin orang tersenyum atau cemberut saat baca blog-blog saya. Itu berarti mereka menikmati tiap kata yang ada di dalamnya.

Tetap menulis saja lah…

Saya dan Food Not Bombs (copy paste dari weblog morninglover saya)

September 15th, 2007 by jamie24hours

Ini adalah tentang saya
dan acara Food Not Bombs Malang yang baru pertama kali ini diadakan di
kota kami. Memang kami perlu bantuan dari kawan-kawan yang lain yang
sudah lebih paham soal FNB, karena sepertinya acara kami ini gagal
dalam visi dan misi.

 

05 September 2007

Hari ini saya berkunjung ke StreetRock dengan tujuan
menemui Mas Cipeng untuk daftar acara kolektif Punk n Hardcore Fest
2007. Ternyata orang yang saya cari nggak ada, malahan saya ketemu sama
Ardi dan Mas Antok Celenk. Secara kami sudah lama nggak ketemu, jadi
banyak hal yang kami bicarakan, termasuk tentang Food Not Bombs (FNB)
yang makin marak di Indonesia. Tentang keinginan saya untuk mengadakan
FNB tanpa embel-embel acara band atau apapun, benar-benar membagikan
makanan secara gratis…tis… untuk semua orang dari semua kalangan, nggak
nyangka ternyata mereka merespon positif celetukan saya tadi.

Tanpa banyak basa-basi kami langsung bicara-bicara
soal perealisasian acara itu. Semua mendadak, membuat kami agak berat
memikirkan bahan makanan, peralatan, juga tenaga yang kami butuhkan.
Tapi kami optimis dan langsung ambil bagian masing-masing. Mas Celenk
memilih untuk mengkoordinasi tim StreetRock dan mengambil bagian
sweeping sayuran ke pasar Gadang. Sementara saya memilih mengkoordinasi
tim Blimbing untuk cari donatur sukarela. Deal!

Malam tadi, saya dan Verdy langsung bikin selebaran
untuk propaganda sekaligus menjaring donatur sukarela dan volunteer.
Bahasanya memang aneh dan nggak bagus, tapi saya rasa cukup mudah untuk
dipahami.

Hasil hari ini:

Dan sekarang sudah 23:10, saya ngantuk, mau tidur, besok pagi harus kerja.

To Riyano: Nite beib, nice dream, cepet sembuh ya, alazu…

 

06 September 2007

Sepulang kerja saya langsung meluncur ke StreetRock.
Sepertinya tekad ini sudah bundar bulat untuk merealisasikan FNB di
MLG. Nggak sampai lama nunggu, Mas Celenk sudah datang, dan acara
bicara-bicara pun dimulai. Selebaran semalam disetujui dan segera
difotocopy. 1 Lembar ditempel di kaca StreetRock dan yang lain
disebarkan pada orang-orang yang terlihat di depan mata. Anak-anak SMU
lagi kongkow, riuh, ramai bercanda. Hanya sekilas mereka melirik
selebaran itu, lalu meninggalkannya begitu saja di atas meja
warung-rada-gaul itu. Kami kumpulkan kembali selebaran yang berserakan
itu sambil senyum-senyum nggak jelas. Beberapa kawan yang datang dan
pergi, ada yang tertarik untuk jadi volunteer, ada juga yang langsung
memberi donasi. Walau nggak sesuai persis sama yang kami butuhkan,
nggak apa-apa lah untuk awal yang serba kilat ini, pasti memang banyak
kekurangan dan kesalahan. Mudah-mudahan untuk yang selajutnya akan
lebih baik lagi.

Ah ya, menjelang malam tadi Mas Celenk SMS ngasih
kabar kalo ada yang mau ngasih beras. Wah nggak nyangka kalo kegiatan
kami dapat respon sepositif ini dari banyak orang.

Selamat bergerak, Bro!

Hasil hari ini:

  • air mineral gelas 5 kardus

To Riyano: Miss u full beib…jaga kesehatan, istirahat, makasih sudah nemenin saya tadi siang, alazu…

 

07 September 2007

Hari ini sebagian kawan berangkat ke Bali. Nggak tau
deh acara apa, yang pasti kabarnya KidsNextDoor dan Begundal Lowokwaru
manggung di sana. Ini berarti pergerakan ekstra bagi tim yang tersisa
di MLG.

Banyak protes dan sanggahan kiri kanan waktu saya
menyebarakan selebaran FNB sederhana yang sudah kami buat dan setujui.
Berbagai macam pertanyaan yang susah untuk saya jawab secara saya belum
paham benar tentang FNB secara panjang-lebar-tinggi. Mungkin bagi
mereka yang merasa nggak puas dengan jawaban saya, selebaran dan acara
ini cuma bullshit.

  • Tentang sasaran kami, yaitu makanan gratis ini untuk
    SEMUA, dianggap foya-foya, yang menurut mereka lebih baik diadakan
    makanan gratis untuk ORANG TIDAK MAMPU sekalian amal. Walau saya sudah
    menjelaskanbahwa ini BUKAN ACARA AMAL, tetap saja mereka nggak mau tau.

  • Tentang prinsip vegetarian yang memang begitu di FNB
    mana saja, yang menurut mereka nggak pantas kalau kami sendiri yang
    belum menjadi vegetarian ini membawa-bawa isu penolakan eksploitasi
    hewan. Ini pun sudah saya jelaskan bahwa kami nggak memaksa orang untuk
    jadi vegetarian, tapi tetap saja saya terlihat salah.

  • Tentang legal atau tidaknya acara ini yang menjadi keraguan beberapa orang untuk dengan ikhlas menjadi donatur sukarela.

Itu semua seharusnya menjadi penyemangat saya untuk
menggali lebih dalam apa-itu-FNB. Namun hari ini saya penat sekali,
sehingga mengkategorikan semua protes dan sanggahan itu sebagai hal
yang nggak penting. Besok akan saya usahakan memperdalam apa-itu-FNB
supaya bisa memberikan jawaban yang 99,9% memuaskan bagi mereka.

StreetRock sepi saja sore tadi. Hanya saya dan Arham
yang membuahkan hasil. Baguslah, walau itu masih jauh dari cukup untuk
memenuhi kebutuhan acara ini.

Hasil hari ini:

  • Uang dari donatur sukarela sebesar Rp.15.000,-

To Riyano: Maaf ya beib, tadi saya kasar sama kamu, alazu full beib.

 

08 September 2007

Saya pribadi nggak bergerak hari ini. Entah Arham.
Saya nggak sempat ke StreetRock untuk ketemuan sama tim StreetRock. Di
Blimbing sendiri juga sepi saja. Yang tadinya ditargetkan 5 orang di
tim Blimbing, ternyata hanya saya dan Verdy saja yang benar-benar
bergerak, walau belum membuahkan hasil yang baik.

01:21 dan saya masih belum juga bisa memejamkan
mata. Terlalu banyak hal yang menjadi isi dalam otak saya saat ini.
Saya nggak mau itu semua jadi penghambat langkah maju saya.

To Riyano: Lagi bobo’ ya beib? Saya kangen kamu banget, alazu…

09 September 2007

Hari ini nggak ada yang saya lakukan untuk FNB. Ah ada, hanya posting softcopy selebaran FNB ke Multiply.
Itu juga atas request dari Rudi. Betul juga sih, supaya penyebaran
selebaran itu lebih cepat, mudah, dan gratis pula…hehehehe..

To Riyano: Butuh kamu banget nih, beib…

 

10 Sepetember 2007

Meski nggak sempet mampir ke StreetRock, lantaran
sibuk sama The Jak Mania yang pada mau berangkat ke kediri, tapi saya
sudah update perkembangan kami. Info terakhir, bahan dan barang yang
sudah kita dapat:

  • Air mineral 5 kardus

  • Garam dan gula

  • Uang, total Rp. 15.000,-

Nggak apa-apa lah kalem-kalem. Kalo sudah niat, apapun yang terjadi ya tetep harus kita jalani kan?!

Rencananya besok semua tim kumpul di StreetRock
seperti kemaren-kemaren. Kami akan membahas pelaksanaan acara lebih
lanjut dan lebih dalam.

To Riyano: Makasih udah temenin saya hari ini, alazu beib...

 

11 September 2007

Hari ini kami kumpul di StreetRock seperti biasanya. Sampai agak sore kami bicara-bicara soal teknis acara besok. Hasilnya:

  • Masak-memasak diadakan di rumah saya

  • Jam 8 besok pagi semua ngumpul di rumah saya untuk ikut bantu-bantu

  • Sayuran disweeping nanti malam di pasar Gadang oleh Mas Celenk dan Gundhul

  • Berangkat dari rumah saya jam 2, kumpul di StreetRock dulu

Sementara kelengkapan kebutuhan sudah 90%:

  • Tambahan air mineral gelas 2 kardus, jadi total 7 kardus

  • Bumbu dapur (bawang merah-putih, lombok, garam, gula, kecap, minyak goreng, minyak tanah, merica)

  • Beras 10 kg

  • Daun pisang (pengganti piring, karena kami belum punya persiapan alat makan)

  • Termos nasi, panci, dan alat masak lainnya

  • Uang dari donatur sukarela total: (15000+25000+50000)-(10000+10000+12000) = 58000

Berarti besok FNB-nya bener-bener jadi. Saya lega banget setelah beberapa hari ini deg-degan. Senang rasanya.

To Riyano: Beib, jadi beib acaranya…hiks…senangnya…alazu beib…

 

12 September 2007

Ini harinya, saya sedih karena saya nggak bisa ikut
kawan-kawan yang lain kerja, masak-memasak di rumah saya, secara saya
harus tetap masuk kerja hari ini. Saya kebagian bikin selebaran tentang FNB yang akan dibagikan di lokasi sorenya. Saya kopicopy paste tulisan tentang FNB dari Pustaka Otonomis,
lalu saya tambahkan sedikit pemberitahuan buat kawan-kawan. Selebaran
itu saya fotocopy sebanyak 50 lembar saja lantaran uang kas di saya
hanya tersisa Rp. 8.000,- saja. Untungnya ada tambahan donatur Rp.
5.000,- jadi bisa untuk tambahan fotocopy.

Siangnya sepulang kerja saya langsung meluncur ke
StreetRock, menunggu kawan-kawan yang dari rumah saya datang sambil
saya melipat-lipat selebaran di warung gorengan samping StreetRock.
Setelah mereka datang lalu mengambil air minum di StreetRock, langsung
kami meluncur ke Alun-alun Malang.

Di Alun-alun kami mempersiapkan tempat, menata
makanan, dan melipat daun-daun pisang untuk dijadikan tempat makan.
Sebagian menggambar logo FNB, sebagian lagi menyebarkan selebaran yang
sudah saya fotocopy tadi. Beberapa orang terlihat nggak sabar saat tau
kalau acara itu adalah acara ‘Makan Gratis Untuk Semua’.

Yang tadinya direncanakan makanan itu dibagikan oleh
kami sendiri, ternyata malah jadi prasmanan yang mengakibatkan tidak
teraturnya pengambilan nasi dan lauk, sehingga saat nasi dan lauk itu
habis masih ada beberapa orang yang juga sangat membutuhkan makanan
gratis itu yang nggak kebagian. Sedih rasanya karena ternyata kami
belum bisa memberikan yang maskimal untuk acara ini. Tapi ini semua
jadi pembelajaran buat acara selanjutnya yang rencananya akan kami
adakan 2 minggu sekali.

Kawan yang datang hari ini lumayan banyak juga, dan
mereka semua pada akhirnya mengalah untuk tidak ikut makan. Kami senang
karena bisa membuat orang lain senang. Walau sebenarnya acara kami ini
bisa dibilang GAGAL, karena kami gagal memberi pengertian tentang
apa-itu-FNB pada orang-orang yang ada di sekitar situ. Malah terlihat
seperti acara amal jadinya.

Untuk semua kekurangan dan kesalahan itu, kami
mengadakan evaluasi setelah lokasi FNB kami bersih dari sampah. Kami
berkumpul di bawah salah satu pohon rindang di pinggir Alun-alun MLG.
Kami bicara-bicara lagi soal teknis FNB MLG selanjutnya, sekalian kami
mengambil bagian masing-masing pada tugas-tugas yang harus ada dalam
pelaksanaan selanjutnya. Ada sekitar 22 nama yang sudah menuliskan
nomer kontak mereka, yang juga pada akhirnya menjadi volunteer tetap
FNB MLG.

Rencana kumpul selanjutnya, hari Sabtu, 15
September, di StreetRock, base camp sementara sebelum kami mendapat
tempat yang pasti.

Hasil hari ini:

  • Nantinya semua sumbangan berupa apapun akan diarahakan ke rumah saya

  • Masak-memasak untuk sementara tetap di rumah saya

  • Yang sudah terkumpul untuk acara selanjutnya adalah
    beras sekitar 3 kg-an, sisa air mineral 3 kardus, dan uang kas Rp.
    49.000,- (sisa 29000 dan dari donatur hari ini 20000)

Nggak lupa saya ucapkan terimakasih untuk
kawan-kawan yang sudah dukung acara ini. Saya nggak sebut namanya satu
per satu karena begitu banyak yang mendukung acara ini. Juga
terimakasih buat mas Sigit dari Jogjakarta yang sempat kirim SMS ke
nomer saya dan ingin juga mendukung acara kami selanjutnya.

To Riyano: Seneeeeng banget deh beib…eh ya, si
Macan dateng pas kita dah bubaran mau pada pulang. Rebel n Shildam
seneng banget di Alun-alun…hihihi lucu deh…

3 Comments

  1. 1
    didi Says:

    YEAHHHH!!! senangnya ternyata di Malang ada juga FNB! I really excited!

    kalo ada yang bisa saya bantu kabarin yaa…

    hugs!

    FNB: This is Solidaritry NOT charity!!!

  2. 2
    AnakjahaT Says:

    kalo bisa acaranya di adain rutin yah minimal dua minggu sekali kalo bisa…

    kabarin ya kalo perlu bantuan…

    love n anarchy

  3. 3
    ardi Says:

    salut…
    ada banyak jalan membangun solidaritas (ukhuwah) antara sesama, mungkin saja usaha mu ini merupakan satu jalannya.
    kalaupun bukan, jangan pernah berhenti, karena jalan lani akan bisa ditemukan….
    jangan pernah capek untuk sesuatu yang kita yakini dapat mendatangkan kebaikan bagi sesama….

ahiks..ahiks…

March 27th, 2007 by jamie24hours

hari ini sayah sedih bangedz…

hari ini sayah sedih bangedz…

sudala..sudala..sudala..

lupakan sajah…

lupakan sajah…

Click Here Plis…!

November 1st, 2006 by jamie24hours

Visit This

October 23rd, 2006 by jamie24hours

klik here

selamat membaca…

October 5th, 2006 by jamie24hours

hari ini sayah sedang ingin berkutat dengan BLOG sayah yang lain…
mungkin akan lebih menarik membaca blog sayah dengan layout yang sayah sajikan di sana…
selamat membaca…

Wake Me Up When September End

October 1st, 2006 by jamie24hours

"Selamat hari baru…selamat bulan baru…!!!"
Saat taun baru tiba, kita selalu mengucapkan kalimat semacam itu untuk menyambutnya. Kenapa kita tidak mengucapkannya juga saat pergantian bulan atau bahkan pergantian hari? Padahal hari baru juga patut untuk kita syukuri dan kita nikmati sebaik mungkin.

Awal Oktober. Sayah terbangun dari tidur dengan perasaan yang lumayan tidak nyaman. Mungkin karena kondisi tubuh yang semakin hari serasa semakin lemah ini, mungkin juga karena ada suatu hal yang mengganjal hati dan pikiran sayah beberapa hari terakhir ini.
Memang banyak masalah yang telah terselesaikan, tapi bersamaan dengan itu muncul pula masalah-masalah baru yang sebenernya tidak begitu rumit, malah cenderung aneh untuk dijadikan suatu masalah. Sayah sendiri tidak habis pikir, heran, bertanya-tanya apakah rencana Tuhan untuk sayah dengan semua masalah yang dibebankan pada sayah selama ini. Apakah sayah harus tetap yakin bahwa dibalik itu semua akan ada sesuatu yang indah yang akan jadi surprise dari Tuhan untuk sayah? Apakah sayah harus tetap sabar menunggu hingga semua ini akan baik-baik saja? Mungkin sebaiknya begitu. Apapun yang terjadi sebaiknya memang sayah tetap sabar dan yakin bahwa tidak selamanya jalan hidup sayah dipenuhi oleh masalah…masalah…dan masalah.

Sebenarnya hari ini sayah ingin tetap tinggal saja di atas tempat tidur, menikmati dunia mimpi dan khayalan, menghiraukan apa yang terjadi di luaran sana, tetap tersenyum dalam tidur, tanpa harus kembali memutar otak dan mulai memikirkan segala hal busuk itu. Tapi tidak. Pagi ini, saat September telah berakhir, dia bangun terlebih dahulu dan memberikan sebuah senyuman yang membuat sayah ingin bangun juga, memandangi wajahnya, dan menghabiskan waktu bersamanya selagi dia ada banyak waktu untuk berada di dekat sayah.

Dan nikmatilah semuanya…rasakanlah tiap udara yang keluar dan masuk ke dalam tubuh…biarkanlah hari ini berlalu dengan sejuta senyuman, karena hari ini terlalu indah untuk diburamkan…

"Selamat hari baru…selamat bulan baru…!!!"

Apalah Arti Sebuah Nama

September 16th, 2006 by jamie24hours

http://www.indospiritual.com/
DEWI RATNANINGTYAS
Mengandung Arti:

  • Spiritual, mistik, kepercayaan pada roh
  • Alamat baik
  • Kesentausaan dan suka ilmu pengetahuan
  • Gagah dan tabah
  • Bengis, ketus dan kedukaan
  • Jalan penghidupan yang tentram, merdeka, bahagia dan sempurna
  • Perjalanan yang melelahkan
  • Kekejaman
  • Berhasil dengan baik, cerdas dan beruntung
  • Perasaan pada keadilan
  • Pertempuran/peperangan
  • Kesedihan dan kekurang-sempurnaan

Entah darimana mereka bisa meng-klaim arti nama yang sayah tulis di kotak kosong itu jadi seperti yang kalian baca di atas. Katanya sih
         , "Pendeteksian nama ini menggunakan Analisa Mistis Matematis Phythagoras dengan akurasi
          yang cukup tinggi."
Buset…analisa macam apa lagi tuh? Baru tau sayah kalo matematika bisa juga menganalisa arti nama. Apalah itu yang mereka tulis di situ tentang nama sayah, terserah saja. Mungkin ada benarnya, tapi sayah rasa tidak semua dari yang mereka tulis itu benar. Atau mungkin juga sayah yang tidak bisa menerima klaim itu, padahal memang seperti itu adanya. Hahahaha…! Entahlah…

Yang pasti, mamah dan papah sayah memberikan nama yang sayah rasa cukup baik untuk sayah dengan penuh harapan atas arti nama itu menurut mereka. Misalnya saja, mungkin mamah dan papah sayah ingin sayah menjadi wanita yang yang baik layaknya seorang DEWI, atau mungkin juga ada harapan lain dari nama yang mereka berikan pada sayah. Sayah tidak tau akan hal itu, karena mereka sendiri tidak pernah mengatakan pada sayah harapan mereka dari nama yang mereka berikan pada sayah. Mereka hanya bilang kalo nama sayah itu menandakan kalau sayah adalah seorang wanita, itu saja.

Tapi, apalah arti sebuah nama. Toh banyak dari orang-orang, yang sudah diberikan nama yang katanya merupakan harapan dari para orang tua mereka kelak mereka dewasa, yang perilaku dan sifatnya sama sekali bertolak belakang dengan nama-nama itu. Yang penting kita punya nama dan bisa dibedakan satu sama lain. Betul tidak? Menurut sayah sih itu saja maksud dari pemberian nama pada setiap individu.

Well…sayah lagi bingung juga sih sebenernya mau ngasih nama bakal anak sayah. Sayah sendir belum dan gak pengen tau jenis kelaminnya. Laki atau perempuan sama saja, yang penting sehat. Mungkin sayah akan menyiapkan 2 nama, satu untuk laki, satu untuk perempuan. Dan sepertinya, sayah juga mau mencari arti dari nama-nama yang bakal sayah berikan pada anak sayah itu. Hehehehe…sama juga bo’ong…tetep aja nyari arti nama yang bagus…

Mega

September 10th, 2006 by jamie24hours

Sudah beberapa hari terakhir ini setiap sayah berdiam seorang diri, sayah selalu teringat dia. Si kecil lucu dengan mata tajam dan senyum yang manis. Rasa ingin taunya yang besar membuat sayah begitu tertarik padanya. Terbayang wajah lucu, lugu, dan penuh semangatnya saat berhadapan dengan kamera. Begitu senangnya dia bergaya, dan selalu bagus hasilnya.

Kemarin, juga saat sayah berdiam seorang diri, sayah memejamkan mata, mencoba mengingat-ingat suara cerianya yang selalu menanyakan banyak hal pada sayah, pada mamanya, dan pada semua orang yang mendekatinya. Antusiasnya yang besar terhadap sesuatu yang baru membuat dia telihat cerdas dan menyenangkan. Setiap pertanyaan yang keluar dari mulutnya akan berulang terus-menerus sampai dia puas dengan jawaban yang dia dapatkan.

Entah sudah berapa lama tepatnya kami tidak saling bertemu. Samar sayah ingat, kira-kira sudah hampir 2 tahun perpisahan itu. Perpisahan yang tanpa pamit, tanpa pesan, dan tanpa tawa atau tangis yang terakhir. Begitu saja mereka pergi, dia dan mamanya. Begitu saja mereka meninggalkan kenangan yang menyenangkan walau itu hanya sejenak.

Kalau masih boleh kami bertemu, sayah ingin sekali memeluk dan menciumnya, Mega, si kecil lucu itu. Dan kalau tidak akan pernah kami bertemu, sayah hanya bisa berdoa, berharap supaya dia jadi anak yang tetap ceria dan penuh semangat, seperti dia yang pernah sayah lihat dulu.

so long to Mega, Mamanya Mega, dan Mahendra.

Ada yang Ngambek Nih…

September 6th, 2006 by jamie24hours

Jadi gini ceritanya… Beberapa waktu yang lalu sayah bernostalgia dengan para temen lama sayah lewat YM. Penggalan ceritanya ada di blog sayah sebelum ini. Kebetulan memang sayah OL malem waktu itu, jadi sayah hanya ketemu sama orang-orang yang sayah sebutkan di blog sayah itu. Dan salah seorang temen sayah juga yang waktu itu memang ga lagi OL, kirim komen di blog sayah yang menyatakan rasa ngambeknya karna ngrasa ga dikangenin juga. Hahahaha…

Maapin Nana ya Ca… Bukan bermaksut untuk melupakan dan ga kangen ma kamu, tapi emang sayah lagi nyritain kejadian malem OL bareng temen-temen lama itu. Kalo masalah kangen-kangenan, sayah sih kangen sama semua yang ada di MLG. Mamah, Papah, adek-adek sayah, keluarga sayah yang laen, juga semua temen-temen sayah. Ga ketinggalan juga, sayah kangen banget sama bakso bakar di MLG. Pasalnya, sayah belum pernah ngliat ada warung yang bertuliskan ‘BAKSO BAKAR’ di JKT sini.

Jadi intinya sayah cuman maw minta maap sama Ecca…
Mizz ya all…Mizz MLG so much…!!!